Harga RAM Laptop Melonjak Gila-Gilaan Akibat Krisis AI, Upgrade Sekarang Sebelum Terlambat!
Memasuki tahun 2026, industri teknologi sedang bersiap menghadapi perubahan struktural yang cukup ekstrem. Komponen RAM yang biasanya bisa kita beli dengan harga terjangkau, kini diprediksi akan meroket hingga 50-100 persen. Bagi pengguna biasa, ini bukan sekadar angka di atas kertas; ini adalah ancaman nyata bagi produktivitas dan hiburan kita.
Mengapa Ini Terjadi? Salahkan "Demam AI"
Pemicu utamanya adalah ledakan kecerdasan buatan (AI). Saat ini, perusahaan raksasa seperti Nvidia, Google, dan Microsoft sedang berlomba-lomba membangun pusat data raksasa untuk menjalankan model AI yang semakin canggih. Untuk itu, mereka membutuhkan jenis memori khusus yang disebut High Bandwidth Memory (HBM).
Di sinilah masalah bermula. Produsen chip memori terbesar di dunia—Samsung, SK Hynix, dan Micron—lebih memilih mengalihkan lini produksi mereka untuk memprioritaskan HBM. Mengapa? Karena margin keuntungannya jauh lebih besar dibandingkan memori DDR5 atau LPDDR standar yang biasa kita temukan di laptop atau komputer rumah. Akibatnya, pasokan memori untuk konsumen umum menjadi "anak tiri" yang pasokannya terus menyusut.
Dampak Nyata di Meja Kerja Anda
Bayangkan skenario ini: beberapa tahun lalu, Anda mungkin hanya perlu menyisihkan beberapa ratus ribu rupiah untuk melakukan upgrade RAM agar laptop lama Anda kembali kencang. Namun, di tahun 2026, tindakan sederhana itu bisa memakan biaya jutaan rupiah.
Bagi para gamer yang membutuhkan frame rate stabil, editor video yang bergelut dengan file 4K, hingga pekerja profesional yang sering membuka puluhan tab di peramban, krisis ini adalah mimpi buruk. Laptop yang tadinya terjangkau bisa tiba-tiba melonjak harganya karena produsen seperti Lenovo atau HP terpaksa membebankan kenaikan biaya komponen kepada pembeli.
Seorang petinggi industri memori sempat membocorkan bahwa kontrak harga DRAM sudah naik dua kali lipat dalam hitungan bulan. Ini bukan sekadar fluktuasi sementara, melainkan pergeseran industri di mana memori kini menjadi komoditas langka yang diperebutkan oleh server AI dan pengguna laptop biasa.
| Komponen | Harga Awal 2025 | Harga Awal 2026 | Kenaikan |
| RAM DDR4 8GB | Rp 350.000 | Rp 550.000 | ~57% |
| RAM DDR5 16GB | Rp 850.000 | Rp 1.400.000 | ~65% |
Apa yang Harus Anda Lakukan?
Jika Anda memiliki rencana untuk memperbarui perangkat, saran dari para ahli sangat sederhana namun mendesak: lakukan sekarang. Saat ini kita berada di ambang badai. Stok RAM dengan harga lama masih beredar di pasaran, namun diperkirakan tidak akan bertahan hingga paruh kedua tahun 2026. Menunggu lebih lama berarti Anda harus bersiap membayar jauh lebih mahal untuk performa yang sama.
Kita sedang menyaksikan bagaimana teknologi AI mengubah dunia, bukan hanya lewat aplikasi pintar di ponsel kita, tapi juga lewat cara perangkat keras kita diproduksi dan dihargai. Krisis RAM 2026 adalah pengingat bahwa di balik kemajuan teknologi yang pesat, ada harga yang harus dibayar oleh konsumen. Jangan sampai Anda terkejut saat melihat label harga nanti; siapkan perangkat Anda selagi masih bisa.
.webp)
