Geger! 88 Mahasiswa Unilak Muntah Massal di Hotel Pekanbaru, Diduga Keracunan Makanan

Geger! 88 Mahasiswa Unilak Muntah Massal di Hotel Pekanbaru, Diduga Keracunan Makanan
Suasana penanganan medis pasca insiden gangguan pencernaan massal 88 mahasiswa Unilak di Pekanbaru/Dok. KabarSuaRakyat

Kabarsuarakyat - Kabar mengejutkan datang dari dunia pendidikan di Bumi Lancang Kuning. Sebanyak 88 mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) dilaporkan mengalami gejala gangguan pencernaan massal, mulai dari mual, muntah, hingga diare hebat. Insiden medis ini terjadi usai para mahasiswa mengikuti sebuah agenda resmi yang digelar di salah satu hotel berbintang di kawasan Pekanbaru.

Kejadian yang berlangsung pada medio Januari 2026 ini sontak memicu kekhawatiran publik, mengingat jumlah korban yang mencapai puluhan orang dalam waktu yang hampir bersamaan.

Kronologi Kejadian: Gejala Muncul Usai Jamuan

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, puluhan mahasiswa tersebut merupakan peserta dalam program Peningkatan Mutu Akademik. Agenda yang seharusnya berjalan lancar untuk meningkatkan kapasitas intelektual tersebut berubah menjadi situasi darurat medis.

Gejala mulai dirasakan oleh para peserta secara bertahap. Beberapa mahasiswa mengeluhkan sakit perut yang melilit, diikuti dengan muntah-muntah dan buang air besar secara terus-menerus. Dari total 88 mahasiswa yang terdampak, tercatat 41 orang mengalami sakit perut, 28 orang menderita diare, dan 19 orang lainnya mengalami gejala muntah yang cukup parah.

Diduga kuat, pemicu utama dari gangguan kesehatan massal ini bersumber dari hidangan yang dikonsumsi para peserta selama acara berlangsung di hotel tersebut.

Pihak Hotel dan Labkesda Turun Tangan

Merespons insiden ini, pihak manajemen hotel tempat berlangsungnya acara langsung melakukan langkah koordinasi. Hingga saat ini, investigasi internal tengah dilakukan secara menyeluruh untuk meninjau kembali prosedur penyajian makanan (food handling) pada hari kejadian.

Tak hanya pihak hotel, sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan juga telah diambil untuk dilakukan uji laboratorium. Langkah ini diambil guna memastikan apakah terdapat kontaminasi bakteri atau zat tertentu yang memicu reaksi keracunan massal tersebut. Hasil dari laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) nantinya akan menjadi kunci utama pengungkapan penyebab pasti insiden ini.

Kondisi Terkini Mahasiswa: Stabil dan Membaik

Meskipun jumlah korban cukup banyak, pihak universitas memastikan bahwa penanganan medis telah dilakukan dengan cepat dan tepat. Tim medis segera memberikan pertolongan pertama kepada para mahasiswa yang bergejala.

Kabar baiknya, hingga berita ini diturunkan, tidak ada mahasiswa yang harus menjalani rawat inap dalam jangka panjang. Sebagian besar korban sudah diperbolehkan pulang dan hanya menjalani rawat jalan dengan pemantauan kondisi secara berkala. Kondisi fisik mereka dilaporkan berangsur stabil, meskipun masih memerlukan waktu untuk pemulihan total.

Langkah Antisipasi Kedepan

Insiden ini menjadi pengingat keras bagi penyelenggara acara maupun penyedia jasa akomodasi di Pekanbaru untuk memperketat standar higienitas makanan. Keamanan pangan dalam sebuah acara besar yang melibatkan banyak orang harus menjadi prioritas utama guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Pihak kampus Unilak sendiri terus berkomunikasi dengan para mahasiswa dan keluarga untuk memastikan seluruh hak dan perawatan medis para peserta beasiswa ini terpenuhi dengan baik.

Tags:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar